Depok, 14 Maret 2025 – Lakpesdam PCNU Depok menggelar acara Tadarus Ramadhan bertema “Harakah Nahdliyah dan Problematika Religio-Ekopol Hari Ini”. Agenda ini sekaligus menjadi forum bedah buku “Walking With Comrades”karya Arundhati Roy, yang dikupas lebih dalam oleh para narasumber guna menyoroti persoalan sosial kontemporer di Indonesia.

Ketua Lakpesdam PCNU Depok, Fathudin Kalimas, membuka acara dengan menegaskan pentingnya mengkaji persoalan keagamaan dan kesejahteraan masyarakat secara berdampingan. Ia menekankan bahwa Ramadhan adalah momen tepat untuk merawat kepekaan sosial serta merumuskan langkah konkret dalam menyikapi tantangan keadilan ekonomi dan politik.
Dalam sesi diskusi, Hilmy Firdausy, penerjemah buku “Walking With Comrades”, memaparkan gagasan Arundhati Roy mengenai perjuangan komunitas adat di India yang mempertahankan hak atas tanah dan sumber daya alam. Menurut Hilmy, kondisi itu selaras dengan realitas di Indonesia, di mana kelompok masyarakat adat masih berjuang menghadapi pembangunan yang kerap mengabaikan hak-hak mereka.
Sementara itu, Robi Sugara, Dosen FISIP UIN Jakarta, menyoroti bagaimana semangat perlawanan di buku Roy dapat dihubungkan dengan berbagai dinamika sosial di Tanah Air—mulai dari isu perampasan lahan hingga masalah lingkungan yang mempengaruhi kelompok rentan. Ia menilai, pendekatan kolaboratif antarormas, pemerintah, dan masyarakat sipil sangat dibutuhkan untuk memastikan kesejahteraan bersama.
Moderator Dikri Mulia memandu jalannya diskusi dengan lugas, menggali lebih jauh pemikiran Arundhati Roy yang menuntut keberpihakan kepada kaum terpinggirkan. Diskusi tersebut diakhiri dengan refleksi bahwa Ramadan bukan hanya waktu meningkatkan ibadah, melainkan juga kesempatan menghadirkan aksi nyata membela hak-hak kaum lemah di Indonesia.
Selain memperkaya wawasan tentang karya Arundhati Roy, para peserta diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial dan merumuskan langkah-langkah praksis. Dengan demikian, semangat “Walking With Comrades” bisa diaktualisasikan demi terciptanya keadilan sosial bagi semua lapisan masyarakat Indonesia.

